• Home
  • Turnamen Lainnya
  • Petenis Amatir Kalahkan Jannik Sinner dan Menang $670.000: Kisah One Point Slam Jelang Australian Open

Menjelang dimulainya Australian Open, para penggemar tenis disuguhkan salah satu ajang paling unik dan menghibur musim ini. One Point Slam, turnamen ekshibisi dengan format satu poin penentuan, menghadirkan hasil-hasil mengejutkan, momen viral, dan sebuah kisah dongeng — seorang petenis amatir mengalahkan Jannik Sinner dan membawa pulang hadiah yang lebih besar dari sebagian besar hadiah di Australian Open.

Apa Itu One Point Slam?

One Point Slam adalah turnamen ekshibisi yang digelar menjelang Australian Open dan kini telah berlangsung untuk tahun kedua berturut-turut. Konsepnya sederhana namun penuh kekacauan yang disengaja: setiap pertandingan ditentukan hanya oleh satu poin.

Turnamen ini mempertemukan:

  • Pemain profesional ATP dan WTA
  • Pemain amatir yang lolos melalui kualifikasi regional (satu juara dari setiap negara bagian di Australia)
  • Selebriti, termasuk mantan petenis profesional

Beberapa nama terkenal yang pernah ambil bagian antara lain Marat Safin dan Nick Kyrgios, yang menambah daya tarik dan nilai hiburan turnamen ini.


Bagaimana Format One Point Slam Bekerja

Aturannya dirancang untuk memaksimalkan ketidakpastian:

  • Setiap pertandingan hanya terdiri dari satu poin
  • Penentu siapa yang melakukan servis ditentukan lewat suit (batu–gunting–kertas)
  • Pemain profesional dan mantan profesional hanya mendapat satu kesempatan servis
  • Pemain amatir dan selebriti non-profesional mendapat dua kesempatan servis

Pemenang turnamen menerima hadiah sebesar AUD 1.000.000 (sekitar USD 670.000), jumlah yang lebih besar dari apa yang diperoleh banyak pemain hingga babak-babak lanjut di Australian Open. Untuk menambah kesan spektakuler, penyelenggara bahkan meletakkan kotak transparan berisi uang di sisi lapangan — dengan gambar wajah direktur turnamen Australian Open, Craig Tiley, tercetak di uang tersebut.


Mengapa One Point Slam Sangat Menghibur

Format ini menciptakan drama instan. Dengan segalanya ditentukan oleh satu reli, apa pun bisa terjadi — dan memang terjadi.

  • Jannik Sinner kalah dari petenis amatir Jordan Smith setelah servisnya masuk ke net
  • Pedro Martinez menyingkirkan Alexander Bublik menggunakan servis underarm, senjata khas Bublik sendiri
  • Carlos Alcaraz tersingkir oleh Maria Sakkari setelah dropshot-nya menyentuh net
  • Daniil Medvedev kalah dalam reli panjang melawan Amanda Anisimova, yang kemudian bercanda bahwa ia hanya senang bisa memasukkan lebih dari lima pukulan ke dalam lapangan

Kisah paling mengejutkan datang dari petenis peringkat 117 dunia, Joanna Garland, yang mengalahkan Alexander Zverev dan Nick Kyrgios. Garland kemudian mengatakan bahwa kemenangan atas Kyrgios adalah kemenangan terbaik dalam hidupnya.


Tekanan Mental Terasa Nyata — Bahkan bagi Pemain Top

Meski hanya sebuah turnamen ekshibisi, tekanan psikologisnya sangat terasa. Setelah memenangkan pertandingan pertamanya, Sinner mengakui detak jantungnya hampir mencapai 200 denyut per menit.

Para pemain secara terbuka membicarakan rasa gugup, meskipun taruhannya secara teknis lebih rendah dari Grand Slam. Dalam format satu poin, keraguan sedikit saja bisa berujung kekalahan.


Momen Ikonik dan Highlight Viral

Beberapa momen paling berkesan sepanjang turnamen antara lain:

  • Nick Kyrgios menghasilkan pukulan terbaik turnamen dengan passing shot yang mendarat tepat di garis belakang, lalu merayakannya seolah memenangkan final Grand Slam
  • Reli terbaik turnamen terjadi dalam laga Medvedev melawan petenis amatir Petar Jovic, sebuah poin yang diakui Medvedev sempat ia kira sudah kalah
  • Turnamen dibuka dengan Corentin Moutet gagal mengembalikan servis seorang pelatih yang bekerja dengan Adolfo Vallejo

Nilai hiburannya tak terbantahkan.


Apa yang Diungkap Format Ini tentang Para Pemain

Meski One Point Slam tidak bisa dianggap sebagai kompetisi serius, format ini tetap menyoroti kecenderungan tertentu:

  • Coco Gauff kalah dari Donna Vekić setelah servisnya masuk ke tengah net, kembali menyoroti masalah servis yang masih ia hadapi
  • Alexander Zverev tersingkir oleh Garland karena menjadi terlalu pasif di momen krusial, pola yang kerap muncul dalam situasi penuh tekanan

Arthur Rinderknech, yang kalah dari Anisimova, merangkum semuanya dengan tepat:

“Ambil risiko atau pulang. Saya pulang.”


Veteran, Hiburan, dan Kepribadian di Lapangan

Turnamen ini juga menghadirkan banyak momen karakter dan hiburan:

  • Marat Safin kembali ke lapangan dan mengatakan bahwa kini ia lebih tenang dan tidak mudah stres, mengalahkan petenis amatir sebelum kalah dari Frances Tiafoe
  • Carlos Alcaraz berlari keluar dari lorong dengan intensitas layaknya final Grand Slam, menunjukkan bakat alaminya sebagai entertainer
  • Setelah kalah dari Garland, Nick Kyrgios menghancurkan raketnya — lalu memberikannya kepada seorang anak di tribun

Akhir Cerita Dongeng: Kemenangan Luar Biasa Jordan Smith

Final mempertemukan dua petenis amatir: Jordan Smith dan Joanna Garland. Garland kehilangan gelar setelah backhand-nya keluar, sementara Smith mengklaim hadiah satu juta dolar.

Hanya semifinalis Australian Open yang akan memperoleh hadiah lebih besar dari Smith di turnamen utama.

Smith mengatakan bahwa ia berencana menginvestasikan uang tersebut atau membeli rumah.

Meski secara resmi berstatus amatir, latar belakang Smith cukup impresif: ia pernah menjadi juara nasional junior Australia, bermain tenis perguruan tinggi di Amerika Serikat dengan beasiswa, sempat memiliki peringkat profesional (di luar 700 besar), dan kini bekerja sebagai pelatih tenis profesional dalam sistem Tennis Australia.

Namun demikian, kemenangannya tetap menjadi salah satu kisah paling luar biasa menjelang Australian Open dalam beberapa tahun terakhir.


Mengapa Turnamen Seperti One Point Slam Penting Jelang Australian Open

Meski terutama bersifat hiburan, One Point Slam menangkap esensi tenis menjelang Grand Slam pertama musim ini: tekanan, ketidakpastian, dan margin tipis yang sering menentukan hasil pertandingan.

Turnamen ini juga mengingatkan bahwa dalam tenis, terkadang satu poin benar-benar berarti segalanya.

Untuk berita tenis lainnya, analisis pertandingan, dan kisah unik dari dunia turnamen Grand Slam, silakan kunjungi halaman berita tenis kami.

Jadwal lengkap Australian Open 2026 tersedia di sini.

Related posts